5 Kebiasaan yang Bisa Membantu Kita Berhemat

by cgcr9
Kebiasaan yang Bisa Membantu Kita Berhemat
It’s not easy being a mother. If it were easy, fathers would do it.” —Dorothy on The Golden Girls
Seiring naiknya harga kebutuhan rumah tangga belakangan ini, kita sebagai perencana keuangan keluarga, rasanya harus lebih pintar menyiasati hal tersebut. Tanpa kita sadari, sebenarnya banyak hal-hal yang kecil yang kurang kita sadari, bisa membantu kita berhemat. Hal-hal yang kadang terdengar sepele, tapi jika konsisten dilakukan bisa menambah dompet belanja yang napasnya hampir putus di akhir bulan.

1. Matikan dan Cabut Stop Kontak di Malam Hari

Listrik adalah salah satu pos pengeluaran besar di rumah. Sejak kenaikan berkala tahun lalu, tagihan listrik terasa sekali memberatkan di kantong. Salah satu cara menyiasati hal ini adalah dengan mencabut stop kontak di malam hari. Kadang selesai mengisi baterai HP, kita masih membiarkan charger tercolok di stop kontak. Begitu juga dengan alat elektronik lainnya seperti, televisi, dispenser air, kipas angin, dan lain-lain. Padahal, walaupun semua sudah dimatikan, tetapi jika masih tercolok listrik, alat-alat tersebut masih di posisi stand by dan masih mengkonsumsi listrik. Agak repot sih, tapi jika dilakukan perlahan, bisa jadi kebiasaan baik kan?

 

2. Usahakan Belanja Bulanan Secara Rutin dan Patuhi Daftar Belanja

Berbelanja sekaligus di awal bulan untuk keperluan sebulan, jauh lebih hemat daripada kita berbelanja ke minimarket berkali-kali. Harga di hypermarket biasanya lebih murah dibanding minimarket dekat rumah, dan biasakan membeli dalam ukuran besar karena harga tentu lebih murah. Belum lagi jika kita menggunakan member card atau mempunyai kartu yang bekerja sama dengan toko tersebut, biasanya akan ada promo tambahan juga. Jika Mama mau lebih hemat, berbelanjalah di pasar tradisional. Memang agak sedikit perlu perjuangan soal kenyamanan, tapi selisih harga belanja sebulan lumayan signifikan dibanding belanja di hypermarket. Dan yang paling utama adalah, patuhi daftar belanjaan yang sudah dibuat. Jangan tergoda dengan promosi dan diskon.

3. Siapkan Celengan

Siapa bilang celengan cuma buat anak-anak? Celengan juga bisa membantu kita, para Mama, untuk menyimpan uang receh, dan jangan ragukan kekuatannya. Receh atau sekadar lembaran uang dua ribu setiap hari mungkin tidak berarti apa-apa, tapi bayangkan jumlahnya di akhir tahun. Lumayan untuk kejutan tambahan untuk diri sendiri di akhir tahun, bukan?

4. Kurangi jajan

Siapa yang tidak suka ngebakso? Atau sekedar memenuhi keinginan lidah untuk beli martabak di penghujung hari? Atau ngopi cantik bersama teman di mal? Jajan memang kadang terasa tidak berapa, tetapi jika dalam seminggu dilakukan sampai 3 atau 4 kali juga berdampak signifikan pada arus keuangan bulanan kita. Sebaiknya, siapkan bujet jajan yang rasional di awal bulan, dan patuhi. Jangan jajan melebihi bujet yang sudah ditentukan dan jangan pakai kartu kredit. Masak sendiri memang agak kelihatan repot, tapi dari segi kesehatan dan penghematan, makan masakan sendiri jauh jauh lebih menguntungkan.

5. Catat Pengeluaran Mama

Kadang tanpa terasa, setelah mengambil uang cash, kok cepat sekali habis ya? Beli apa saja kemarin, ya? Untuk membantu Mama menghindari hal seperti ini, mencatat pengeluaran bisa menjadi solusinya. Selain merunut apa yang kita keluarkan, biasanya data ini bisa Mama pakai untuk review bulan berikutnya, sehingga pengaturan bisa dibuat lebih akurat lagi.

Semua hal ini memang terlihat sepele, tapi jika Mama bisa melakukannya, maka kita akan lebih leluasa mengatur dana, dan yang pasti akan ada uang lebih untuk menambah koleksi lipstik!

You may also like